Tampilkan postingan dengan label Islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islami. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Juli 2012

Sambut Ramadhan Dengan Penuh Suka Cita

Manusia tak luput dari dosa lain hal nya dengan malaikat yang selalu berbuat benar dan tidak pernah melakukan kesalahan malaikat selalu patuh terhadap perintahNya sedangkan kita sebagai manusia, makhluk ciptaan – Nya kita selalu saja ingkar terhadap perintah dan larangannya. Dikatakan, manusia adalah makhluk yang paling sempurna diantara makhluk yang lainnya di karnakan manusia dianugrahi akal dan pikiran. Dengan di anugrahi akal dan pikiran manusia bisa berpikir, bisa berimajinasi, bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah, mana yang harus di kerjakan dan mana yang tidak boleh di kerjakan beda halnya dengan makhluk lain selain manusia. Hewan contohnya apakah mereka itu  bisa berpikir ? tentunya tidak.

Kembali ke tema di atas “ Sambutlah Ramadhan Dengan Penuh Suka Cita” , dengan datangnya bulan ramadhan ini bulan yang penuh dengan ampunan yang tentunya di nanti nantikan oleh seluruh umat muslim di seluruh dunia karna di bulan ramadhan ini pintu tobat telah di buka lebar lebar oleh yang Maha Kuasa. Kita sebagai umat muslim yang mungkin selama ini telah berbuat dosa di bulan bulan sebelum memasuki bulan ramadhan meskipun dalam setiap sholat yang kita jalankan kita selalu memohon ampunan kepada  yang Maha Kuasa di tambah dengan datangnya bulan ramadhan ini bulan yang penuh hikmah dan barokah marilah kita saling meningkatkan iman dan taqwa kita terhadap yang Maha Kuasa. Memohon ampunan dari segala dosa yang pernah di lakukan baik itu dosa yang di sengaja atau tidak di sengaja. Dengan datangnya bulan ramadhan  tentunya kita akan melaksanakan ibadah saum, ibadah saum ini tidak hanya di laksanakan bulan ramadhan saja sebelum menginjak bulan ramadhan pun masih ada ibadah saum yang bersifat sunat namun ketika menginjak bulan ramadhan ibadah saum yang kita laksakan itu bersifat wajib dan harus dilaksanakan.
Akhirnya tinggal menghitung hari akhirnya kita akah dihadapkan dengan bulan ramadhan bulan yang penuh dengan ampunan. Semoga di bulan ramadhan ini kita bisa melaksanakan ibadah dengan baik, banyak banyaklah memohon ampunan terhadap yang Maha Kuasa agar segala dosa yang telah diperbuat selama ini bisa di hapuskan. AMIN ! ! ! !

Images : http://blogbintang.com/puisi-ramadhan-islami

 o o o O o o o

Jumat, 13 Juli 2012

RumahMu Tempat Aku Bersimpuh

Seringkali kita mempunyai masalah dalam hidup ini kepada siapa saja kita mengadukan masalah yang kita hadapi? Teman dekat, sodara, pacar, atau keluarga. Mana ada orang yang menginginkan masalahnya terus berlarut larut sebaliknya apabila masalah yang kita hadapi terus berlanjut dan lama menemukan titik akhir penyelesaian dari permasalahn tersebut maka apa yang akan terjadi?

Masalah yang belum terselesaikan justru akan mempengaruhi kegiatan yang kita lakukan, di dalam pikiran kita masih terbebani oleh masalah yang belum terselesaikan dan akan terus membebani di setiap aktivitas yang kita lakukan dan apakah itu tidak mengganggu bagi kita? Menurut saya itu sangatlah mengganggu di saat kita mengerjakan sesuatu dengan seriusnya dengan tak sadar pikiran kita akan terkesampingkan dengan masalah yang belum terselesaikan. Oleh karna itu kita yang terjerat masalah itu harus segera menyelesaikannya agar pikiran kita tidak terbebani lagi dengan permasalahan tersebut dan bisa mengerjakan sesuatu tanpa ada beban pikiran yang lain.

Kita bisa mencurahkan isi hati kita atau permasalahan kita kepada seseorang yang mungkin bisa memberikan solusi untuk memecahkan masalah yang sedang kita hadapi dan yang paling utama berdo’a kepada Tuhan (Allah SWT) agar masalah yang kita hadapi ini cepat terselesaikan. Jangan di saat kita ada masalah atau kesusahan saja kita ingat kepada-Nya tetapi disaat kita senang malah kita lupa tuk bersyukur kepada-Nya atas anugrah yang kita dapatkan saat ini.

Minggu, 03 Juni 2012

5 Waktu

Sehari kita di berikan waktu 24 jam, ini termasuk waktu yang menurut saya cukup lama dalam sehari. Dalamwaktu 24 jam ini kita melakukan berbagai aktivitas. Pagi pagi ibu sudah pergi kepasar untuk membeli barang yang akan ia jual, membeli bahan pokok makanan untuk keluarga, bagi yang hidup di desa pagi - pagi ayah sudah memegang cangkul atau pekakas lainnya untuk bekerja mengolah ladangnya . Setelah pulang dari pasar ibu langsung menyiapkan barang dagangannya dan dilanjutkan dengan membereskan rumah dan setelah membereskan rumah ibu menyiapkan makanan untuk seluruh isi keluarga.
 
Contoh di atas adalah kegiatan yang dilakukan oleh seorang ibu dan ayah yang tinggal di perkampungan mungkin akan jauh berbeda dengan kegiatan yang dilakukan di perkotaan. Dalam kesehariannya mungkin akan banyak sekali kegiatan yang mungkinakan dilakukan dan itu akan menguras sebagian waktu kita yang notabennya relatip lama. Dengan kesibukan yang kita lakukan dalam pekerjaan tersebut atau kesibukan dalam hal lainnya kita akan terlupakan dengan kewajiban kita, kewajiban dalam mengerjakan 5 waktu yang telahTuhan (Allah SWT) perintahkan kepada kita. Kita suka menganggap remeh terhadap 5 waktu ini terkadang apabila suara adzan sudah memanggil kita untuk mengerjakan kewajiban kita malah kita suka menunda nunda untuk melaksanakan kewajiban kita. Apakah kegiatan yang kita kerjakan lebih pentingnya dibandingkan dengan kewajiban kita yang 5 waktu ini? Sungguh ironisbagi orang yang lebih mementingkan dunia dari pada perintah Allah SWT untuk senantiasa mengerjakan yang 5 waktuini.

Pagi pagi sebelum kita melaksanakan aktivitas yang akan kita hadapi laksanakanlah dulu waktu yang pertama (ShalatShubuh). Rasa lelah rasa letih pasti akan dating dengan seiringnya aktivitas yang kita kerjakan, waktu yang kedua (ShalatDzuhur) jangan terpaku terus menrus dengan aktivitas yang menyibukan kita laksanakanlah dulu waktu yang kedua ini dan memanfaatkanlah waktu ini dengan beristirahat sejenak di sela aktivitas yang menumpuk. Setelah menyelesaikan waktu yang kedua dan istirahat yang cukup kita bias melanjutkan kembali aktivitas kita. Waktu yang ketiga yaitu (ShalatAshar) di dalam aktivitas yang kita kerjakan pastinya memakan energy yang banyak dan membuat tubuh ini menjadi lemah dan butuh energi untuk melanjutkan aktivitas selanjutnya , di waktu yang ketiga ini laksanakanlah dulu kewajiban kita untuk menunaikan (ShalatAshar) dan beristirahatlah sejenak untuk mengembalikan stamina. Kita bias memanfaatkan waktu ini untuk mengisi kembali tenaga yang tadi telah terkuras habis oleh kesibukan yang kita kerjakan. Tidak terasa seiring berjalannya waktu matahari pun sedikit demi sedikit menyurutkan sinarnya dari Bumi yang kita pijak ini itu tandanya sebentar lagi kita akan memasuki waktu “Maghrib”. Tanda tanda waktu magrib bias kita perhatikan dengan melihat keatas langit dengan munculnya warna orange ke merah merahan itu menandakan bahwa sebentar lagi waktu “Maghrib” akan segera tiba dan dengan terbenamnya sinar matahari.

Setelah pekerjaan selesai hendaklah laksanakan dahulu kewajiban kita yang keempa tini. Biasanya seiring dengan datangnya waktu Maghrib usailah sudah pekerjaan kita dari mulai terbitnya matahari sampai dengan terbenamnya matahari apakah tubuh ini tidak merasakan  lelah yang terasa amat. Kita bias berkumpul kembali dengan keluarga kita di rumah, sambil bersandar dan merenggangkan otot - otot yang tegang karna aktivitas yang telah kita kerjakan tadi. Berkumpul bersama di rumah sambil melihat acara di televisi sambil menanti tibanya shalat “Isa”. Setelah terdengar suara adzan bergegaslah mengambil air wudhu dan laksanakanlah waktu yang kelima menunaikan ibadah “Shalat Isa”. Setelah selesai menunaikan shalat Isa kita bias berkumul kembali untuk melanjutkan melihatacara di televisi bareng keluarga. Setelah itu kita bias istirahat dengan tenang di tempat tidur yang empuk.