Tampilkan postingan dengan label Ojek Pengantar Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ojek Pengantar Cinta. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 November 2012

Ojek Pengantar Cinta (2)

Terusan dari bagian pertama, Karin sangatlah tidak setuju untuk dipindahkan sekolahnya ke Bandung dia selalu menolak kepada kedua orang tuanya. Tapi bagaimana lagi keputusan kedua orang tua Karin sudah bulat bahwa Karin harus segera dipindah sekolahkan agar kelakuannya yang gak bener bisa berubah. Sebelum keberangkatan Karin ke Bandung orang tua Karin menelpone neneknya Karin yang berada disana bahwa mereka sekeluarga akan berkunjung kesana dan akan menitipkan anaknya untuk bersekolah disana. Ini membuat neneknya Karin sangatlah senang karna jarang sekali neneknya ini bertemu dengan cucuknya ya mungkin dikarnaka kesibukan kedua orangtuanya Karin untuk mencari uang jadi jarang jarang mereka sekeluarga mengunjungi neneknya kecuali di Hari Raya saja.

Disini Karin terus merengek dan memohon kepada kedua orang tuanya agar tidak dipindahkan sekolahnya ke Bandung, karin tidak mau meninggalkan sekolahannya yang sekarang bukan tanpa alasan dia tidak ingin jauh dengan kekasihnya yang bernama Ciko. Justru kedua orang tuanya memindahkan sekolahnya ke Bandung ini bertujuan untuk merubah sikapnya Karin yang makin lama makin gak bener karna sudah berhubungan dengan yang namanya Ciko. Rengekan Karin tak dipedulikan lagi oleh kedua orangtuanya karna mereka ingin anaknya menjadi baik dan kembali nurut terhadap orang tuanya. Selang beberapa hari setelah membicarakan perpindahan sekolahnya Karin ke Bandung ya meski Karin selalu menolak dan tidak mau setelah semua persyaratan di sekolahan lamanya sudah beres keluarga Karin pun berkemas dan menyaipakn diri untuk keberangkatannya ke Kota Kembang Bandung.

Dengan berat hati karin pun harus meninggalkan kehidupannya di Jakarta kehidupanya yang sangat gemerlap yang tiap hari ia selalu berhura hura dengan teman temannya tiap malam ia suka keluyuran dengan pacarnya yang bernama ciko. Tiap malam ciko selalu mengajaknya ke tempat hiburan malam ia selalu mengajak karin bersenang senang menikmati indahnya malam kota Jakarta di tempat tempat hiburan malam dengan hentakan yang sangat keras dan dengan ditemani minuman minuman yang beralkohol dengan rileksnya karin menghentakan badannya mengikuti alunan musik dan berlenggok lenggok menggoyangkan badanya mengikuti alunan musik. Dengan rutinnya pergi tiap malam tiap kali karin slalu datang terlambat kesekolah tak kala ia selalu jarang mengerjakan tugas sekolah dan selalu tertidur tiap kali guru menerangkan di depan kelas ini yang membuat prestasi karin di kelasnya menjadi menurun. Dengan melihat situasi karin seperti ini orang tuanya tak tinggal diam untuk melakukan sesuatu mereka langsung bertindak keras untuk memindahkan sekolah karin ke tempat neneknya yang berada di Bandung.

Minggu, 09 September 2012

Ojek Pengantar Cinta (1)

Kehidupan kota yang serba gemerlap dapat merubah seseorang  apalagi seseorang itu yang punya segalanya dan ini di alami oleh seorang gadis yang bernama karin. Ditengah kehidupannya yang segala berkecukupan dan dengan tidak adanya pengawasan orang tua dikarnakan mereka selelu saja sibuk dengan segala kerjaannya, Karin anak dari salah seorang pengusaha sukses ini merasa dirinya kurang perhatian dari kedua orang tuanya. Ini membuatnya menjadi anak yang sudah diatur ya mungkin karna kurangnya perhatian dari kedua orang tuanya. Karin ini masih duduk di bangku SMA tepatnya di kota metropolitan Jakarta. Kurangnya perhatian membuat karin menjadi anak yang bandel di sekolahnya sering kalinya kepala sekolah memanggil orang tuanya untuk menghadap kesekolah namun apa yang terjadi surat dari kepala sekolah yang telah dititipkan kepada karin tidap pernah sampai kepada orang tuanya yang ada dirumah. Saking jeranya dengan perilaku karin yang sudah melewati batas ini kepala sekolah langsung menghubungi orang tuanya langsung untuk menghadap ke sekolah.

Seringkalinya Karin bolos sekolah dan tidak mentaati peraturan maka kepala sekolah langsung menelpon orang tuanya untuk menghadap. Kesibukan kedua orang tuanyalah yang membuat karin seperti ini. Mereka hanya sibuk dengan kerjaanya masing masing tanpa memikirkan nasib anaknya yang sama sekali kurang perhatian dari kedua orang tuanya. Kedua orang tua karin selalu pulang pagi jadi mereka sangatlah jarang bertemu kecuali di hari libur saja. Karin yang kurang akan perhatian kedua orang tuanya seringkali ia pergi keluyuran tiap malam, karin suka pergi ke tempat tempat yang dimana mereka penuh dengan kebebasan untuk berekspresi. Tidak jarangnya tiap malam karin selalu pergi untuk dugem bareng teman temannya kegiatan inilah yang merusak prestasi karin disekolah.

Disaat belajar karin suka tertidur di kelas di sebabkan karna semelaman ia berdugem ria sama teman temannya, bukan itu saja yang ia lakukan disaat karin bolos sekolah karin selalu pergi ke mall untuk berbelanja dan menghabiskan uang banyak sungguh ironis seorang anak yang kurang perhatiannya dari kedua orangtuanya.

Setelah beberapa kali orang tuanya di panggil kesekolah ternyata semua itu membuat sadar mereka orang tuan Karin bahwa mereka itu kurang perhatian sama anak perempuannya. Yang membuat karin seperti ini di sebabkan juga oleh pacarnya yang bernama ciko yang selalu membwanya pergi tiap malem dan tentunya dibawa ke tempat tempat yang gak bener. Ciko selalu membawa karin ke tempat tempat dugem, setiap malam karin selalu pulang pagi dengan aroma mulut yang membuat orang engah untuk berdekatan dengannya. Ciko suka mengajak karin untuk meminum minuman alkohol yang notabennya minuman itu sangatlah tidak pantas untuk dikonsumsi oleh remaja seumuran Karin. Mudah bagi Ciko untuk terus mempengaruhi dan menjerumuskan Karin ke jalan yang tidak benar karna tidaklah lain Ciko adalah salah satu siswa dari sekolahan yang sama Karin. Jadi setiap hari mereka selalu bertemu dan Ciko ini selalu mengajak Karin untuk melalkukan yang tidak benar ya seperti bolos sekolah, tiap malem keluyuran sampai pagi dan ini yang membuat nilai Karin di sekolahnya menurun drastis. Orangtuanya Karin pun mengantisipasi akan masalah ini setelah semuanya di diskusikan dengan seksama mereka kedua orangtuanya Karin sepakat untuk memindahkan sekolah Karin ke Bandung. Kebetulan di Bandung Karin mempunyai seorang nenek dan kedua orang tua Karin akan menitipkan anaknya di rumah nenek berharap anaknya yang bandel ini bisa berubah setelah berada disana dan menjauhkan Karin dengan Ciko pacarnya yang selalu membawanya untuk melakukan hal yang gak bener.